Soal-soal CPNS 2008

Dapatkan segera prediksi soal-soal tes CPNS tahun 2008 kemaren, semuanya free alias gratis. Semua filena terdapat pada link berikut.  http://www.ziddu.com/download/7278970/SoalCPNS2008.rar.html

Mig33

initially long i waits to when mig33 can synchronous same facebook, after try several applications refraction linked to facebook. final i get info from user friend mig33 that reside in jakarta, my friend word is like this” now i again is using mig33 at mobile (handphone)” . a little startled i am unconvinced, because i really not yet have known if mig33 there are that can linked to facebook that is use mig33 version 4.20.
yesterday three-day then i used mig33 version 4.20, i try to logging to use id i am at mig33 success linked to server mig33. then i look for existing menu, at find at part im then found menu facebook.
i even also can correlating” chatting” cheerful use mig33.

when i want out from application mig33 version 4.20 walk lancer, but when can i want to logging again use id previous not connection tar. may even exist pop up that appear, he said” invalid username password dosnt match” .
i am a little binggung, how does this. then i try to logging to use id i am other, permanent can not also.
i try again use mig33 the other version, the result even also same username and incompatible password. i am even also ask to friend that use application mig33 version 4.20, my friend word” may be username and password- wrong.
not long from that me try to logging again, such as those which at say my friend tries to ascertain formerly username and password-. i try to recurrent permanent can not also.
final i intend to send e-mail to mig33 about my account, what had happened. ? ? ?

Layar monitor tidak tampil pada pc

Disini, ditemukan masalah ketika cpu di hidupkan boot bios tidak tampil dengan kata tidak ada gambar yang tampil ke monitor alias blank….(hitam) tetapi lampu monitor tetap hidup nyala hijau.

Setelah di otak atik, diganti dengan monitor lain punya teman hasilnya sama tidak ada yang tampil ke layar monitor.

Lalu cpu dimatikan lagi, semua perangkat yang ada di mobo dilepaskan kecuali prosesor dengan kipasnya. Cpu dinyalakan kembali, alhasil terdapat bunyi beep. Bunyi tersebut tidak ada henti-hrnti, selalu berulang-ulang. Ketika dipasang RAM lalu dihidupkan kembali tidak adalagi bunyi.

Kira-kira ada yang pernah ngalami tidak ? Mohon solusinya :-)

Lowongan kerja cpns 2009

Beberapa departeman banyak memberikan peluang, menerima sebagai bagian darinya. untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) karena itu saya ingin memberikan dan membagi informasi tersebut kepada yang berminat. Daftar-daftar atau formasi apa saja yang dibutuhkan dapat anda lihat pada link download  ini http://octaxri.files.wordpress.com/2009/09/kepolisian-negara-republik-indonesia-markas-besar.doc

INJIL BARNABAS

~¤§][INJIL BARNABAS][§¤~

Injil Murni Yg Dianggap Palsu

~¤Menguak Kebenaran¤~

~ INJIL BARNABAS ~

Semenjak abad ke 4M (masa kekaisaran Konstantin), Injil Barnabas tdk lg diakui oleh kaum nasrani krn kandungan Injil ini :

  1. SELARAS dg ajaran tauhid yg dibawa oleh Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad SAW.

  2. Tdk Mengakui TRINITAS

  3. Tdk mengakui bhw ISA / YESUS adlh ANAK TUHAN apalagi sbg TUHAN

  4. Mngakui akan dtgY NABI SESUDAH ISA, MESIAS SSUNGGUHY YAITU AHMAD ATW MUHAMMAD

  5. Tdk mngakui bhw ISA mati dgn DISALIB

Runtutan sejarahY adlh sbg brikut.

Pd awalY 12 murid nabi Isa menulis smua ajaran yg disampaikan nabi Isa. Risalah2 tsb pd awalY DIAKUI trmsk salah satuY adlh Injil Barnabas.
Namun pd thn 325 M, kalangan gereja-trmasuk gereja2 Alexandria-mulai goyah, stelah gereja PAULUS (Katholik) melalui Konsili di NICEA mnetapkan TRINITAS sbg doktrin mutlak. AkibatY 300 lbh manuskrip injil harus diseleksi, yg pd akhrY tinggallah 4 “Injil Resmi” atw disebut “Injil Kanonik”, smentara ratusan sisa injil lainY DIMUSNAHKAN.

Kmudian pihak greja, didukung pihak kerajaan mngeluarkn statemen :
“Siapapun yg mmiliki -injil tdk resmi- dibunuh!”. Statemen ini sbg upaya pelenyapan injil asli dimasa Nabi Isa a.s.

Dan AkhrY Kaum nasrani hanya -disuruh- mmpercayai 4 Injil Kanonik yg ditulis oleh Lukas, Markus, Matius dan Yohanes. Pd 366 M, Paus Damaskus kmbali menegaskan utk mlarang mmbaca apalagi mmpelajari manuskrip2 Apokrifa trmsk Injil Barnabas, tp ia sndiri mnyimpan salinan Injil Barnabas diperpustakaanY.
Kputusan larangan tsb trmaktub dlm KATALOG MANUSKRIP YUNANI diperpustakaan CHACELOR SEGUIER (1558-1672) yg dipersiapkn oleh B. De Manfaucon (1665-1741) dan didlm sbuah dftr yg disbt STICHOMETRY NICEPHORUS. Larangan2 ini brlanjut hingga skrg (FAKTA TDK ADA GREJA YG MNGAJARKAN ISI INJIL BARNABAS DAN TDK MNGAKUI KBENARAN INJIL TSB).

~¤TerkuakY KBENARAN¤~
Pd awalY, Injil Barnabas dsembunyikn diperpus Vatikan. Namun, kmudian Injil Barnabas mulai trsebar ketika Uskup St. FERRAMINO pd thn 1585 mminjam manuskrip Injil Barnabas brbahasa ITALIA dr perpustkaan PAUS SIXTUS V. Setelah mmbaca dan mmpelajari Injil Barnabas, FERRAMINO memeluk islam.

Kmudian manuskrip Injil Barnabas tadi jatuh ke tangan MUSTAPHA DE ARANDA (MUSTHAFA AL ARANDI) yg mnerjemahknY dlm bhs SPANY0L. Tak lama kmudian, Dr. Sale, sarjana Inggris mnemukan Injil tsb.

Thn 1709, John Toland, arkeolog dan sejarawan Amsterdam Blanda, mnerima Injil Barnabas brbhs ITALIA dr J.E KRAEMER, pnasehat krajaan Prusia Jerman. Thn 1713, Kraemer mnitipkan manuskrip Injil Barnabas tsb diperpus Pangeran EUGENE dr Savoy. Bbrp thn kmudian, manuskrip tsb disimpan diperpus kerajaan Wina THE EMPERIAL LIBRARY atas prakarsa pangeran EUGENE.

~¤Tahun Kbangkitan¤~

INJIL BARNABAS

Pd thn 1907, Injil Barnabas yg brbhs Spanyol ditrjemahkan kedalam bhs Inggris oleh LONSDALE RAGG dan istriY LAURA RAGG, dg judul THE GOSPEL OF BARNABAS trbitan OXFORD UNIVERSITY.

Thn 1908, Dr. KHALIL SA’ADAH-arkeolog Arab, mnerjemahkan buku diatas dlm bhs Arab “Injil Barnaba, Dirasat Haula Wihdatiddin’inda Musa wa Isa wa Muhammad’Alaihimussalam”
(Injil Barnaba, Sbuah Studi Mengenai Kesamaan Tauhid antara Musa, Isa dan Muhammad ‘Alaihimussalam)

Smentara dilain t4, pd tahun 1947 tlh ditemukan 7 lembar manuskrip Injil Kuno yg ditemukan oleh 3 anak penggembala domba Badui:

JUMA, KHALIL dan MUHAMMAD

Mrk bertiga mnemukan manuskrip injil tsb didlm sbuah gua di LEMBAH QUMRAN,

sebelah LAUT MATI. Manuskrip tsb brbentuk GULUNGAN PERKAMEN (smacam kertas dr kulit) yg dibungkus dg kain kehijauan krn sdh tua dan ditaruh dlm guci.
Oleh ahli arkeology, manuskrip tsb diberi nama -GULUNGAN LAUT MATI-
Diperkirakan umur manuskrip tsb berasal dr thn 900 M, umurY 1.000 thn lbh tua dr teks Injil Ibrani. Hingga kini, pekerjaan mnerjemahkan manuskrip tsb blm selesai.
Setelah melalui prjalanan panjang dan perpindahan tangan, Gulungan Laut Mati akhirY trkumpul dan trsimpan di HEBREW UNIVERSITY dgn nama : SHRINE OF THE B0OK (Kilauan Kitab Suci) hingga saat ini.

Sumber : Majalah Alkisah edisi 7/Th IV 27 Maret-9 April 2006

20 rahasia syaitan

Assalammualaikum Wr.Wb.

Menarik untuk disimak
Semoga bermanfaat bagi yg membacanya

20 Rahasia Syaitan (Dialog Iblis vs Rasulullah SAW)

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supay dia menghadap Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.

Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang
ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras.”

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya
seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah SAW. Maka sambut Iblis (alaihi laknat),

“Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah
mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang
hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?”

Taklimat Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari
zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya.”

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.”

Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1):
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?”

Jawab Iblis:
“Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.”

Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru
karena dicegah oleh Allah.

Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama
Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.”

Pertanyaan Nabi (2):
“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?”

Jawab Iblis:
“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.

Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya.Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang
besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri
orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta,mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.”

Pertanyaan Nabi (3):
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak
mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang
besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang
menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan
matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan
anggota badanmu?”

Jawab Iblis:
“Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi
hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau
lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh
Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit
yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian
Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di
dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi
Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu,
kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku
yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku
merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan
dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh
bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh
Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia.
Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di
Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami
hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku
masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari
Kiamat.

Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah
dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang
menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka.
Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain daripada
apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga
tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh
Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat
yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak
naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala.
Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan
semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala
tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”

Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”

Jawab Iblis:
“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga
ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak
berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan
mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”

Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis:
“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang
sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang
manusia, pada setiap anggota badannya.

Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas
sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia
yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang
khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya
senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah
Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak
kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya
senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada
kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu,
maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”

Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis:
“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku,
putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”

Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”

Jawab Iblis:
“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah
mencukupkan rukun Islamnya.”

Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”

Jawab Iblis:
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku.
Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan
Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang
berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan
dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia
berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi,
yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam
mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang
berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan
semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka
seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama
Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai
berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan
garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung
kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah
bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu
kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah
agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa
ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri
di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”

Pertanyaan Nabi (9):
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”

Jawab Iblis:
“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar seteruku. Tiada
upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada
mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah
seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan
mendapat petunjuk.”

Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat
mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya
atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri
telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal
kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar.
Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan
anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.

Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena
dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku
pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat
takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan,
“Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena
dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam
hingga digelar ‘Al-Faruq’.

Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya
senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu
orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya,
banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena
Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa
menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan
dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.”

Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan
gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya.
Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata
mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang
pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada
sembarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ – dimuliakan Allah
akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah
negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya.” Tambahan pula dia menjadi
menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.”

Pertanyaan Nabi (10):
“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?”

Jawab Iblis:
“Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang
menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada
manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya
seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita
akhirat.” Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar,
syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan
kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta
dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk
ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke
mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia
dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak
mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.

Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia
menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang
tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak
sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya
asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan
menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat,
tempat judi dan perempuan lacur.”

Pertanyaan Nabi (11):
“Siapa yang serupa dengan engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”

Pertanyaan Nabi (12):
“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji.”

Pertanyaan Nabi (13):
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”

Jawab Iblis:
“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa
pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya
tanpa dia sadari.”

Pertanyaan Nabi (14):
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?”

Jawab Iblis:
“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa
pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan
bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih
isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan
maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu
bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah,
aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa
kenyang.”

Pertanyaan Nabi (15):
“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”

Jawab Iblis:
“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis
menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu’,
maka padamlah marahnya.”

Pertanyaan Nabi (16):
“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”

Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau
bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan
diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”

Pertanyaan Nabi (17):
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka
(mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan
dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan
isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat.”

Pertanyaan Nabi (18):
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui
orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”

Pertanyaan Nabi (19):
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya”

Pertanyaan Nabi (20):
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”

Jawab Iblis:
“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu
makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda,
‘Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’”.

<<Selesai>>.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!